Tips Otomotif - 6 Cara Merawat Mesin Mobil Agar Tetap Awet Tanpa Harus Ke Bengkel - Viral Kreatif

Merawat mesin kendaraan beroda empat merupakan suatu keharusan, & mesin kendaraan Anda juga memerlukan perawatan rutin supaya selalu dalam kondisi baik.

Mobil yang sehat & fungsional memerlukan mesin yang sehat, & agar mesin Anda tetap berfungsi menggunakan baik maka wajib dijaga dengan baik.

Cara Merawat Mesin Mobil
Cara Merawat Mesin Mobil

Tips Merawat Mesin Mobil Yang Bisa Dilakukan Sendiri

Apa yang diperlukan untuk menjaga mesin kendaraan Anda?  Gunakan kiat ini untuk mengurangi biaya perbaikan nanti saat perawatan mobil.

1. Cek Oli Mesin Mobil Secara Teratur

Oli adalah sumber kehidupan mesin mobil Anda. Karena ada banyak bagian yang bergerak dan berputar di sana, mesin Anda harus dilumasi dengan baik.

Jika tidak, tabrakan secara perlahan akan meningkat yang menyebabkan keausan mekanis, ad interim mesin akan mengalami penumpukan endapan karbon & lumpur.

Oli kendaraan beroda empat harus diganti setiap lima.000-10.000 km buat memastikan mesin mobil permanen bekerja dengan optimal.

Dua. Jagalah Agar Mesin Mobil Tidak Terlalu Panas

Bahan bakar yang dibakar di dalam mesin Anda menghasilkan banyak panas. Menjaga suhu mesin dalam batas yang tepat adalah cara yang baik.

Jika mesin sebagai terlalu panas akan menyebabkan masalah serius. Periksa sistem pendingin mesin, apakah terdapat tanda kebocoran cairan pendingin.

Baca juga: Tips Merawat Aki Mobil Kering dan Basah

tiga. Tune-Up Mobil Anda

Jika karena alasan apa pun mesin mobil Anda terasa kurang bertenaga, lamban, dll, maka mungkin perlu penyetelan yang baik.

Tune-up mungkin melibatkan pengubahan busi, saringan udara, atau pembersihan bodi mesin. Katup PCV, & / atau sistem suntik bahan bakar, mungkin pula perlu dibersihkan atau diganti.

Pada kendaraan beroda empat yg lebih tua, mungkin termasuk mengubah filter bahan bakar, kabel pengapian, dan sistem distributor. Selaras harus satu setiap 60.000 hingga 90.000 mil.

4. Periksa Timing Belt

Timing belt adalah untuk memutar camshaft (atau disebut noken as) yang berperan untuk membuka dan menutup valve (klep) pada ruang pembakaran.

Timing belt memastikan katup bekerja menggunakan camshaft mesin Anda terbuka dan menutup ketika menggunakan piston.

Apabila timing belt Anda telah tua atau rusak, dan menjadi akibatnya terkunci waktu mesin sedang berjalan, ini bisa menyebabkan kerusakan parah dalam mesin Anda.

Suatu timing belt harus diganti pada event dalam interval yg direkomendasikan sang orisinil pabrik; umumnya berdasarkan 60.000 hingga 105.000 mil.

Baca jua: Tips Merawat Mobil Tua

5. Ganti Sabuk Penggerak Yang Sudah Usang

Sabuk penggerak yang terhubung ke mesin Anda menjalankan alternator, kompresor udara-con ditambah aksesori tambahan yang terhubung ke mesin Anda.

Beberapa mobil memiliki satu sabuk penggerak saja, sedangkan yg lain memiliki beberapa.

Seiring saat, sabuk penggeraknya aus; bila sangat lama atau bahkan retak, sabuk penggerak bisa pecah, yg akan mematikan mesin Anda.

Suara berdecit acapkali kali merupakan indikasi pertama bahwa sabuk penggerak Anda perlu diperiksa. Biasanya, sabuk penggerak diperiksa waktu Anda mengubah oli Anda.

6. Pastikan Anda Mengisi Air Radiator

Pastikan Anda mengisi air di tabung radiator secara berkala agar mesin dapat bekerja dengan baik. Selain itu, jika Anda cukup sering menggunakan air wiper, isi tabung air wiper dengan air bersih jika air sudah mulai habis.

Baca jua: Cara Merawat Mobil Yang Jarang Dipakai
Tidak diragukan lagi, mesin adalah jantung dari kendaraan dan dengan perhatian dan perawatan mesin mobil dengan sederhana dapat tetap bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih lama.

LihatTutupKomentar