Tips Otomotif - 12 Cara Merawat Aki Mobil Kering dan Basah Agar Tidak Soak dan Awet Walaupun Jarang Dipakai - Viral Kreatif

Merawat aki kendaraan beroda empat sangat penting, karena jika tidak dirawat Anda akan mengalami kesulitan buat menyalakan tunggangan Anda.

Aki Anda perlu diperiksa dan diuji sepanjang tahun buat memastikannya akan beroperasi menggunakan baik setiap kali Anda membutuhkannya.

Cara Merawat Aki Mobil
Cara Merawat Aki Mobil

Tips Merawat Aki Mobil Agar Tidak Tekor dan Tetap Awet

Jika Anda merawat mobil dan aki dengan benar, aki mobil memiliki umur dengan jangka waktu rata-rata 3-4 tahun, berikut adalah tips bagaimana perawatan aki mobil agar tidak cepat soak.

1. Jangan Lupa Memeriksa Tingkat Air Aki

Anda perlu secara teratur memeriksa tingkat air aki Anda (setiap 2 sampai 3 bulan).

Untuk mempelajari, lepaskan tutup pengisian baterai dan periksa jumlah cairan pada dalamnya. Tingkat cairan hanya harus menyentuh bagian bawah lubang isi ulang.

Jika diperlukan, isi ulang baterai dengan air suling. Perhatikan bahwa Anda hanya wajib memakai air suling lantaran kontaminan pada air keran dapat membahayakan kinerja baterai Anda.

Dua. Periksa Tingkat Voltase Aki

Voltase Aki yang masih bagus memiliki muatan 12,5 hingga 12,6 volt, sementara baterai yang masih dapat menghidupkan mesin akan memiliki tegangan mendekati 12,0 volt.

Mintalah seseorang profesional buat menilik tingkat voltasenya. Anda dapat memasukkannya pada inspeksi perawatan rutin.

3. Periksa Terminal Aki Mobil

Terminal baterai yang bebas dari pembentukan asam karat dan kering adalah konduktor listrik yang baik.

Beberapa masalah yang acapkali muncul dalam bagian ini merupakan keluarnya fungi, zat oksidasi, sampai posisinya yg longgar.

Jika ada fungi dan zat oksidasi, bersihkan menggunakan air panas. Siram bagian tadi sambil digosok perlahan memakai sikat gigi.

Jika terminal mulai kendor, lakukan pengencangan. Jika sulit buat dikencangkan, Anda harus menggantinya dengan yg baru.

4. Periksa Isolatornya

Beberapa mobil dilengkapi oleh isolator secara default untuk melindunginya dari suhu tinggi yang dapat menguapkan air dari baterai.

apabila kendaraan beroda empat Anda tidak mempunyai insulasi baterai secara default, Anda dapat berinvestasi buat membelinya segera.

Lima. Amankan Posisi Dudukan Aki Mobil

Pastikan baterai mobil aman saat berada di tempatnya. Seharusnya tidak ada ruang gerak. Ini juga berlaku pada konektor dan terminal. Koneksi yang longgar akan menurunkan efisiensi baterai.

Baca jua: Tips Perawatan Mobil Yang Jarang Dipakai

Tips Merawat Aki Basah Mobil

Merawat aki basah tak seperti aki kering, bukan hanya sekadar mengisi cairan elektrolit yang berkurang karena pemakaian.

1. Pastikan Cairan Elektrolit Aki Sesuai Ukuran

Cairan elektrolit aki merupakan bagian penting dari aki, Anda harus memantau level cairan di dalam aki. Jika sudah berkurang, harus segera diisi lagi sesuai yang dibutuhkan.

2. Panasi Mesin Mobil Secara Berkala

Sebaiknya memanasi mesin mobil secara rutin, setidaknya 10 menit, agar arus listrik di aki terus terisi oleh alternator, sehingga kondisinya tetap stabil.

3. Jangan Lupa Matikan Semua Peranti Elektronik Sebelum Mematikan Mobil

Matikan semua perangkat di mobil yang menggunakan arus listrik, agar saat menghidupkan mobil, arus listrik dari aki terfokus pada starter mesin saja. Beban yang berat saat menyalakan mobil juga akan menggerus energi pada aki sehingga cepat habis.

Baca jua: Tips Merawat Interior Mobil Dengan Benar

Tips Merawat Aki Kering Mobil

1. Bersihkan Permukaan Baterai Dari Debu & Kerak

Bersihkan area permukaan baterai secara rutin untuk mencegah katup tersumbat agar proses penguapan aki tidak terganggu.

2. Pastikan Kekencangan Pengikat Baterai

Jika kondisi braket atau mur pengencang ini longgar maka aki bisa berubah-ubah ketika mobil berjalan.

Kondisi ini mampu menciptakan terminal kendor atau aus sebagai akibatnya sanggup meningkatkan resistansi baterai hingga mengalami tanggal.

3. Pastikan Kiprok Masih Berfungsi Dengan Baik

Komponen ini merupakan komponen yang termasuk vital dalam proses penyuplaian listrik ke semua bagian kendaraan.

4. Kabel Terminal Harus Bersih dan Tertutup

Jika terminal bersih dan selalu tertutup maka dapat mencegah kondisi lembab, karena jika terjadi kelembaban maka dikhawatirkan akan terjadi konsleting aliran listrik.

LihatTutupKomentar